Business

Berkah Pasar Takjil! Melaksanakan Kewajiban Bersedekah Bersama LAZISMU Kota Malang

“Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan“

QS.al-Baqarah 110

“Mereka itu yang tak mau menjaga perasaan orang lain”, katanya. Saya melihat bibirnya gemetar, matanya melotot berkaca-kaca dan nafasnya memburu. Ia mengungkapkan betapa kesal dirinya terhadap orang yang tak bisa menghargainya.

Teman saya ini adalah orang yang baik, yang aktif membantu sesama. Namun karena beberapa orang yang menyebalkan, dia jadi mengurung diri di rumah dan tak mau terlibat dalam kegiatan apa pun di sekitarnya. Dia berhenti bebuat kebaikan.

Entah mengapa saya merasa kecewa terhadapnya. Mengapa ia harus membuat orang-orang yang menyebalkan itu menjadi variabel yang sangat berpengaruh dalam berbuat kebaikan? Padahal Allah SWT sudah bilang di QS Al Baqarah ayat 110 bahwa kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah.

Jangan Berhenti Berbuat Baik

Kasus tersebut membuat saya menyadari, bahwa yang diuntungkan ketika kita berbuat kebaikan itu bukanlah orang lain, tapi diri kita sendiri. Ketika melakukan kebaikan, kita menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain sekaligus mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Namun, ketika kita berhenti melakukan kebaikan, akan ada banyak orang baik lainnya yang menggantikan kebaikan kita. Hidup setiap manusia akan terus berjalan, sedangkan hidup kita semakin tak berarti dan lama kelamaan kita pun akan terlupakan, baik oleh manusia maupun oleh Tuhan kita sendiri.

Jadi jangan membuat orang lain yang menyebalkan atau orang yang berbuat tak baik terhadap kita menjadi variabel yang berpengaruh terhadap kebaikan yang kita lakukan. Karena yang rugi itu kita, bukan mereka.

Apalagi di bulan Ramadhan, ada banyak sekali kebaikan yang bisa kita lakukan, mulai dari bagi-bagi takjil, berbagi makanan untuk berbuka, hingga zakat yang wajib dikeluarkan oleh seluruh umat muslim di dunia.

Jualan di Pasar Takjil untuk Kebaikan

“Alhamdulillahirobilalamiin…” begitu ucap saya ketika menerima uang sebesar Rp 50.000 hasil penjualan dagangan saya. Salah satu tetangga nyeletuk, “Ah, Mbak Anis nggak serius jualannya, ini mah bukan jualan, tapi bagi-bagi”.

Saya beruntung, hidup bertetangga dengan orang-orang yang bersemangat dalam melakukan kebaikan. Seperti kali ini, kami mengadakan pasar takjil di perumahan. Kami membuat fasilitas untuk ibu-ibu yang ingin berjualan takjil.

Ini adalah tahun ke dua kami menggelar pasar takjil di pintu masuk perumahan. Percakapan di atas terjadi setahun yang lalu, dimana awalnya saya tak begitu serius berjualan. Tak peduli untung atau rugi, yang penting ikut meramaikan saja.

Untuk tahun ini saya benar-benar serius berjualan di pasar takjil. Hal ini karena ceramah ustad Adi hidayat yang tiba-tiba muncul di Youtube short.

Kata beliau, “Antum bisnis buat apa? Buat kaya? Ketinggalan antum. Yang belum beriman pun kaya juga. Orang islam itu berbisnis untuk bisa zakat, untuk bisa infaq, bisa sodaqoh, bisa membahagiakan orang tua, membahagiakan kerabat, tetangga. Itu misi orang Islam begitu. Jadi apa yang didapatkan punya maslahat”

Manfaat Pasar Takjil di Kompleks Perumahan

Ternyata banyak manfaat adanya pasar takjil di perumahan. Pertama, memudahkan warga perumahan untuk mendapatkan takjil tanpa harus menghadapi jalanan yang macet dan lautan manusia yang berdesakan. Kedua, Membantu ibu-ibu yang tak sempat masak di rumah.

Ketiga, meningkatkan perekonomian warga sekitar, dan yang terakhir adalah membangun kekompakan dan kerukunan antar warga. jadi, yang tinggal di kompleks perumahan dan belum ada pasar takjilnya, bisa banget nih kumpulin warganya yang suka jualan makanan, lalu membentuk pasar takjil.

Ide Jualan di Pasar Takjil

Jualan apa saja di pasar takjil? Kami menjual berbagai macam camilan, mulai dari yang manis sampai yang asin. Ada yang berjualan donat, ada yang berjualan minuman segar seperti cappuccino cincau, es buah, dan es kopyor. Ada yang menjual camilan lebaran, gorengan, salad buah, ada juga yang menjual menu rumahan seperti sayur sop, botok, perkedel jagung, dan lain sebagainya.

Saya menjual donat, terkadang pancake atau pisang goreng. Menunya tergantung dengan bahan persediaan yang ada di rumah. Sedikit tips dari saya, jika kamu juga ingin berjualan takjil, buatlah menu yang menarik dan dibutuhkan orang.

Misalkan, menu lauk yang dicari oleh ibu-ibu yang tidak sempat memasak. Atau jika yang dijual adalah camilan, misalkan pisang goreng, jangan jual pisang goreng biasa, tapi coba tambahkan topping coklat supaya lebih menarik.

Serunya Jualan di Pasar Takjil Kompleks Perumahan!

Jam 15.30 WIB grup whatsapp pasar takjil sudah mulai ramai. Ibu-ibu menginfokan persiapan dagangan mereka. Jam 16.00 WIB barulah satu per satu pedagang berdatangan ke lapak pasar takjil, menata barang dagangannya.

Ada dua penjaga stand yang bertugas. Kami membuat sistem shift setiap harinya. Satu orang bertugas melayani pembeli, satu orang lainnya bertugas sebagai kasir.

Salah satu petugas sudah sibuk mencatat barang dagangan setiap penjual. Mulai dari apa saja yang dijual, berapa jumlahnya, dan berapa harganya. Agar memudahkan penjaga ketika melayani pembeli dan merekap penghasilan.

Ketika semua sudah tertata rapi, satu persatu warga berdatangan untuk membeli takjil. Ada yang langsung membeli on the spot, ada yang sudah memesan terlebih dahulu via whatsapp. Pembeli tak hanya warga kompleks perumahan, tapi juga warga kampung sekitar perumahan.

Anak-anak muda, pasangan suami istri, nenek dan kakek, itulah keberagaman pembeli kami. Sesekali kami bercanda dengan pembeli dan menimbulkan gelak tawa. Meski yang bertugas dua orang, tapi biasanya yang menjaga lebih dari itu. Beberapa dari kami yang tak bertugas ikut nongkrong di lapak, sekedar menemani atau ikut membantu.

Ketika hari mulai gelap, dan waktu maghrib hampir tiba, kami mulai menutup lapak dan kasir pun mulai menghitung penghasilan. Tak jarang di menit-menit terakhir ada rombongan pembeli yang datang dan memborong sisa dagangan kami. Alhamdulillah.

Semua penghasilan langsung dibagi hari itu juga kepada penjual. Esok harinya kami memulai dengan catatan penjualan yang baru.

Laba Jualan Makanan di Pasar Takjil

Berapa laba penjualan di pasar takjil? Saya tak bisa menghitung laba orang lain, jadi saya akan sharing keuntungan yang saya dapatkan selama enam hari berjualan. Jadi sudah disebutkan sebelumnya, yang saya jual adalah camilan manis seperti donat, pancake dan pisang goreng. Jumlahnya tak banyak, sekitar 10-30 biji.

Keuntungan yang saya dapatkan dengan menjual takjil sampai hari ke enam Ramadhan adalah Rp 179.000,00. Lumayan banget untuk traktir anak dan suami. Jika dikumpulkan hingga akhir Ramadhan, bisa untuk tambahan uang saku pulang kampung. Hehe

Perlu diingat, untuk melihat apakah penjualan kita untung atau rugi, selalu pisahkan uang jualan dengan uang pribadi ya! Karena godaan untuk belanja ketika menjaga stand pasar takjil itu sangat besar.

Apalagi jika menjaganya bawa si kecil. Bukannya untung, malah buntung. Untuk menjaga dari kebuntungan, bawalah uang jajan sendiri ke lokasi pasar takjil sesuai dengan budget, supaya uang hasil jualan tak terbelanjakan.

Laba dari pasar takjil Ramadhan ini tidak hanya saya belanjakan untuk kepentingan pribadi, tapi niat utamanya adalah untuk zakat, infaq dan kewajiban bersedekah, seperti yang disampaikan oleh ustad Adi Hidayat.

Zakat Bersama LAZISMU Kota Malang

Untuk menyalurkan zakat, infaq dan sedekah, saya memilih LAZISMU Kota Malang. Saya sangat percaya LAZISMU akan amanah mengelola uang yang sudah saya kumpulkan dengan peluh dan keringat. Jujur saja, sejak muncul berita penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh beberapa lembaga zakat, saya jadi selektif dalam memilih lembaga zakat.

Karena LAZISMU didirikan oleh PP. Muhammadiyah pada tahun 2002, dan dikukuhkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional melalui SK No. 457/21 November 2002.

Dengan telah berlakunya Undang-undang Zakat nomor 23 tahun 2011, Peraturan Pemerintah nomor 14 tahun 2014, dan Keputusan Mentri Agama Republik Indonesia nomor 333 tahun 2015. LAZISMU sebagai lembaga amil zakat nasional telah dikukuhkan kembali melalui SK Mentri Agama Republik Indonesia nomor 730 tahun 2016.

Dengan adanya pengukuhan tersebut, LAZISMU benar-benar legal dan aman. Apalagi LAZISMU Kota Malang memiliki budaya kerja yang amanah, professional dan transparan. Maka kepercayaan saya pun semakin menguat.

Jumlah Zakat Fitrah

“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas umat muslim; baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau saw memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk shalat.”

(HR Bukhari Muslim)

Bulan Ramdhan adalah bulan untuk membayar zakat fitrah. Zakat fitrah wajib ditunaikan bagi setiap orang yang beragama Islam, hidup pada saat bulan Ramadhan dan memiliki kelebihan rezeki atau kebutuhan pokok untuk malam dan Hari Raya Idul Fitri.

Jenis zakatnya yaitu disesuaikan dengan makanan pokok masing-masing negara. Orang Indonesia makanan pokoknya adalah beras. Besarannya adalah beras seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa.

Zakat dalam islam dapat ditunaikan dalam bentuk uang yang setara dengan 1 sha’ gandum, kurma atau beras. Hal ini telah disepakati dan diperbolehkan oleh para ulama, diantaranya oleh Shaikh Yusuf Qardawi. Besarnya zakat fitrah yang ditunaikan dalam bentuk uang, menyesuaikan dengan harga beras terkini.

Berdasarkan website resmi LAZISMU Kota Malang, pembayaran zakat dengan uang di LAZISMU sudah disesuaikan dengan aturan BAZNAS dan juga harga beras beberapa minggu terakhir di Kota Malang. Untuk zakat fitrah berupa uang ditetapkan setara dengan uang sebesar Rp 40.000,-/jiwa.

Jangan ditunda-tunda bayar zakatnya ya! Yuk bareng aku bayar zakat di LAZISMU Kota Malang.

Rekening Lazismu Kota Malang : BSI 711 8137 331 an Lazismu Kota Malang.
Setelah transfer bisa segera konfirmasi ke nomor berikut : 081 5551 0702

Program Ramadhan LAZISMU Kota Malang

Selain Zakat fitrah, LAZISMU juga mengadakan banyak program di bulan Ramadhan. Salah satu program yang pernah saya ikuti adalah Peduli Palestina. LAZISMU satu-satunya yang saya percaya untuk menyalurkan sedikit harta yang saya punya.

Benar saja, seluruh keuangan yang terkumpul diumumkan secara transparan. Semua dikawal dan dikumentasikan hingga bantuan sampai ke tanah Palestina.

Pokoknya tak diragukan lagi keamanannya, semua dana akan disalurkan tepat sasaran oleh LAZISMU. Maka dari itu, jika kamu ingin banyak berbuat kebaikan di bulan Ramadhan ini dengan cara yang praktis, langsung pilih saja program Ramadhan yang diselenggarakan oleh LAZISMU.

Program Lainnya di LAZISMU

Selain program Ramadhan, LAZISMU juga memiliki program lainnya yaitu program pendidikan, ekonomi, layanan sosial, pemberdayaan dan program spesial.

Pendidikan

www.lazismukotamalang.com

LAZISMU ikut berperan aktif dalam membantu pendidikan Indonesia, khususnya di kota malang. Dana dari muzakki disalurkan untuk program bimbel gratis, santunan untuk guru yang gajinya di bawah standar, santunan untuk guru mengaji, bahkan beasiswa untuk keluarga yang tidak mampu mulai dari jenjang SD sampai perguruan tinggi.

Ekonomi

Dalam program ekonomi, LAZISMU membantu mustahiq menguatkan usahanya, bahkan mendirikan usaha untuk para mustahiq. Selain itu, program ini juga membantu ummat untuk terbebas dari riba.

Untuk menjalankan program ekonomi ini, setiap satu bulan sekali, pengurus Lazismu Kota Malang melakukan silaturahmi dengan dewan Syariah dan Dewan Pengawas yaitu Prof. Unti Ludigdo yang merupakan Ahli Akuntansi sekaligus Dosen Universitas Brawijaya. Sehingga LAZISMU bisa terus berinovasi dan berkembang ke depannya.

Layanan Sosial

www.lazismukotamalang.com

Untuk layanan sosial, LAZISMU juga ikut andil dalam melakukan pengobatan gratis, berbagai penyuluhan, bantuan ketika ada bencana alam, serta penyediaan ambulance bedah rumah. Ambulan ini sudah tersedia sejak tahun 2017 dan sudah membantu banyak masyarakat kota malang yang membutuhkan ambulan.

Pemberdayaan

LAZISMU juga membantu meningkatkan kelayakan gaji di panti asuhan dan di rumah sakit. Sehingga para pekerja sosial yang membutuhkan ketulusan hati ini bisa hidup sejahtera.

Program Spesial

Program ini meliputi optimalisasi fungsi masjid dengan visi tidak ada warga miskin di sekitar Masjid. Tak hanya itu, program spesial ini juga memperhatikan kelayakan hidup operasional Masjid seperti Imam dan Marbot masjid.

Penutup

Demikian cerita saya tentang serunya berjualan di pasar takjil kompleks perumahan, serta informasi tentang LAZISMU tempat yang saya percaya untuk menyalurkan zakat, infaq dan sedekah. Jika kalian di luar kota Malang, jangan khawatir, LAZISMU sudah tersebar hampir di seluruh Indonesia dan mampu menjangkau seluruh wilayah secara cepat, fokus dan tepat sasaran.

Sekali lagi, jangan berhenti berbuat kebaikan, karena kebaikan itu untuk diri kita sendiri. Terus semangat dalam mencari cuan, dengan niat untuk memperbanyak sedekah. Kata ustad Adi Hidayat, inilah yang membedakan orang beriman dengan yang tidak beriman.

Apapun yang kita lakukan titik akhirnya adalah mendekatkan kita dengan Allah, mengenalkan kita pada hakikat berkehidupan. Terakhir saya ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga diberi kelancaran, dan diterima semua amal ibadah di bulan Ramadhan yang suci ini. Amin Yarobbalalamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *